BERCINTA DI LANGIT-NYA
~ Khanis Selasih ~
Purnama, masih ingatkah kau dalam diam
Bulan Sabit, kau tunggu sepanjang malam
Dari malam ini sampai esok malam
Ke malam berikutnya lagi, masih temaram
Di pantai yang kelam , diri bersemayam
Hingga datangnya, memelukmu dalam dalam
Bersama diam, tenang, tentram
Di hangatnya sirah cah'ya tembaga
Yang tercurah hanya untukmu
Mengalah pertimbangan pada segala
Penyatuan Bulan Sabit, Purnama-mu
Pelangi Malam pendarkan cahayanya
Hanya demi bahagiamu
Dan senyum cakrawala nyata
Langit menjadi saksi bisu
Antara Pelangi Malam dan Purnama
Saling memendar rindu
: Bercinta di langit-Nya
Surabaya, Senin 10 Agustus 2015; 20:40 WIB
Tidak ada komentar